Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPolitik

Bawaslu Luncurkan e-Library: Mudahkan Akses Publik terhadap Literasi Pengawasan Pemilu

110
×

Bawaslu Luncurkan e-Library: Mudahkan Akses Publik terhadap Literasi Pengawasan Pemilu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

OneNewsNusantara | Jakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memperkenalkan sistem manajemen publikasi baru berupa Perpustakaan Digital (e-library) sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi kepemiluan di Indonesia.

Anggota Bawaslu, Herwyn JH Malonda, menjelaskan bahwa e-library ini diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran bagi masyarakat yang tertarik memahami pengawasan pemilu.

Example 300x600

Menurut Herwyn, kehadiran e-library Bawaslu akan membuat informasi terkait pengawasan pemilu lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

Kini, berbagai referensi seperti jurnal ilmiah, modul, buku, dan artikel tentang pengawasan pemilu dapat diakses langsung melalui laman e-lib.bawaslu.go.id tanpa harus datang ke kantor Bawaslu.

“Kita harus menyiapkan infrastruktur agar orang mengenal dan mengakses informasi lengkap tentang pengawasan pemilu,” ujar Herwyn saat membuka acara peluncuran di Jakarta pada Selasa (29/10/2024).

Herwyn berharap dengan adanya e-library, seluruh karya tulis, regulasi, dan jurnal Bawaslu dari masa ke masa dapat diakses oleh masyarakat, sehingga memberikan pemahaman menyeluruh terkait kinerja Bawaslu dalam mengawasi Pemilu sejak 2008.

Selain itu, ia juga menambahkan bahwa e-library ini membuka peluang kerja sama dengan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Bawaslu untuk menambahkan peraturan-peraturan yang relevan ke dalam sistem perpustakaan digital.

Dukungan juga datang dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas), dengan rencana mendirikan gedung perpustakaan khusus Bawaslu di Jakarta.

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan Bawaslu, Roy Maryuna Siagian, menyampaikan bahwa peluncuran ini turut mencakup sosialisasi penggunaan akun tunggal dalam pengajuan ISBN (International Standard Book Number) untuk memastikan setiap publikasi Bawaslu terdokumentasi dengan baik.

“Dengan sistem Single Account, pengajuan ISBN menjadi lebih efisien dan terkoordinasi,” tambah Roy.

Dengan adanya Perpustakaan Digital ini, Bawaslu memperkuat komitmennya dalam menyediakan informasi yang transparan dan mudah diakses, mendukung upaya pengembangan demokrasi dan literasi kepemiluan di Indonesia.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *