Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInternasional

Dalam suasana Idul Fitri, masyarakat Indonesia di Libya bersilaturahmi dan berdo’a bersama

123
×

Dalam suasana Idul Fitri, masyarakat Indonesia di Libya bersilaturahmi dan berdo’a bersama

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Onenewsnusantara |PPIDunia – Hari Raya Idul Fitri adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu bagi umat muslim di seluruh dunia, hari yang suci dimana seorang muslim meraih kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadan. Melaksanakan Hari Raya Idul Fitri di tanah rantau menjadi tantangan tersendiri bagi kami pelajar Indonesia yang ada di Libya. Terlebih sudah 3 tahun lamanya aku tidak bisa berkumpul bersama keluarga di rumah. Suasana, kebiasaan, bahkan adat masyarakat Libya sangat berbeda dengan yang ada di Indonesia. Tak ada masjid yang takbiran di malam Idul Fitri, atau bahkan pawai obor mengelilingi kampung layaknya di Indonesia.

(Wisma KBRI, Tripoli Libya. Rabu, 2 April 2025)

Example 300x600

Untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri, KBRI Tripoli Libya mengundang seluruh warga negara Indonesia untuk bersilaturahmi dan berdo’a bersama di wisma KBRI pada hari Rabu, 2 April 2025. Karena jarak antara kampusku ke wisma KBRI lumayan jauh dan membutuhkan waktu sekitar 2 jam setengah, rombongan mahasiswa yang ada di kota Zliten berangkat lebih awal, tepatnya jam 06.30 waktu setempat.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 200 warga Indonesia dari mulai pekerja hingga mahasiswa. Acara dimulai pukul 10.00 waktu setempat, dibuka oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh saudara Asror, Mahasiswa Kulliyyah Dakwah Islamiyah. Kemudian sambutan oleh KUAI KBRI Libya, Pak Dr. Dede Ahmad Rifai. Beliau berkata dalam sambutannya bahwa, “Jurusan itu tidak terlalu penting, karena skill itu lebih utama”.

Suasana semakin cerah, hangatnya sinar matahari menyelimuti wisma KBRI. Semuanya saling bersalaman dan bermaaf-maafan ditambah dengan bercerita berbagai pengalaman masing-masing selama di Libya. Mahasiswa, pekerja, dan warga Indonesia yang menikah dengan orang Libya, semuanya berkumpul menjadi satu, bersilaturahmi dan merayakan hari kemenangan ini di tanah rantau.

Acara menjadi semakin meriah ketika berbagai penampilan khas Indonesia dimulai. Diawali dengan Tari Nusantara kemudian atraksi Pencak Silat, lalu ditutup dengan Stand Up Komedi yang dibawakan oleh saudara Ja Alhaq Rosyidi dan Mujahid. Terlebih lagi ada berbagai game yang berhadiah uang tunai, dari mulai Dinar Libya hingga Dollar. Salah satunya adalah tebak-tebakan tentang salah satu menteri yang ada di Libya. Beberapa mahasiswa mencoba keberuntungannya dengan menjawab dengan beberapa nama, namun tidak satupun dari mereka menjawab dengan jawaban yang benar. Hingga seorang mahasiswa bernama Ahmad Sholahuddin Al Adibi menjawabnya.

(Wisma KBRI Tripoli Libya. Rabu, 2 April 2025)

Acara ditutup dengan do’a bersama, kemudian dilanjutkan dengan makan siang yang berupa nasi berlaukkan daging giling panggang, ayam panggang, iga kambing dengan ditambahkan sambal dan mayonise secara terpisah. Wajah bahagia tampak pada setiap individu yang mengikuti acara ini, mengobati rasa rindu akan suasana Hari Raya Idul Fitri di tanah air tercinta.

PPI Dunia_Izzuddien Bilhaq_Libya

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *