Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Perdana ke Lahan Pertanian di Merauke, Dorong Swasembada Pangan

88
×

Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Perdana ke Lahan Pertanian di Merauke, Dorong Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

OneNewsNusantara |Merauke – Presiden RI Prabowo Subianto memulai kunjungan kerja perdananya di Kabupaten Merauke pada Minggu (03/11/2024) pagi.

Didampingi oleh Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, kunjungan ini bertempat di Kampung Telagasari, Distrik Kurik, dan menjadi langkah penting dalam upaya pemerintah untuk mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan di Indonesia.

Example 300x600

Merauke diproyeksikan sebagai salah satu kawasan utama dalam produksi pangan nasional, dengan fokus pada kawasan sentra produksi pangan di Indonesia bagian timur.

Presiden Prabowo menyoroti pentingnya peran anak muda Papua dalam modernisasi sektor pertanian di wilayah tersebut. Ia mengapresiasi komitmen generasi muda untuk mengintegrasikan inovasi dan teknologi dalam pertanian, sambil tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional dan keseimbangan alam.

Kedatangan Presiden Prabowo mendapat sambutan meriah dari ribuan masyarakat Merauke, termasuk mahasiswa, petani milenial, brigade pangan, serta para penyuluh pertanian. Menteri Pertanian Amran menekankan potensi besar Merauke sebagai lumbung pangan yang berorientasi pada pertanian modern.

“Melalui arahan Presiden Prabowo, kami akan melaksanakan berbagai program strategis, seperti pencetakan sawah seluas 3 juta hektare dalam tiga hingga empat tahun ke depan, pengembangan pompanisasi, optimalisasi lahan, rehabilitasi jaringan irigasi tertier, dan dukungan alat mesin pertanian (alsintan) yang akan mempercepat proses tanam hingga panen,” jelas Mentan Amran.

Pada tahun 2024, tahap pertama program Optimasi Lahan Rawa seluas 40.000 hektare di Merauke telah selesai, dengan 35.000 hektare yang sudah ditanami, sedangkan sisanya sedang dalam tahap pengolahan lahan.

Program ini ditargetkan untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) hingga mencapai IP 300, serta mendongkrak produktivitas tanaman pangan.

Rencana lanjutan mencakup pencetakan sawah seluas 1 juta hektare secara bertahap, dimulai dengan demplot seluas 20 hektare di Distrik Wanam. Demplot ini akan menjadi contoh bagi para petani dalam mengembangkan pertanian yang produktif.

“Modernisasi pertanian di Merauke memerlukan alsintan seperti traktor, rice transplanter, pompa air, dan combine harvester agar kegiatan bertani menjadi lebih efisien dan hasil panen meningkat,” tambah Amran.

Sebagai langkah awal, pemerintah telah menyalurkan bantuan alsintan seperti 65 unit traktor roda dua, 113 unit traktor roda empat, 76 unit rice transplanter, 638 unit pompa air, 20 unit combine harvester, dan 90 unit handsprayer yang akan dikelola oleh brigade pangan setempat.

“Swasembada pangan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan produksi, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Papua,” tutup Mentan Amran. (Ronn)

 

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *