Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Resepsi Bilateral 65 Tahun Indonesia-Kuba: Mahasiswi Kedokteran Ini Diberi Kesempatan Membaca Translasi Remarks Dubes Indonesia

×

Resepsi Bilateral 65 Tahun Indonesia-Kuba: Mahasiswi Kedokteran Ini Diberi Kesempatan Membaca Translasi Remarks Dubes Indonesia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

OneNewsNusantara | Havana, (30/01/2025) – Memperingati hubungan diplomatik Kuba dan Indonesia yang ke-65 tahun, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuba menggelar resepsi bilateral yang bertempat di Hotel Nasional Kuba.

Hadir pada acara ini Mr. Carlos Miguel Pereira sebagai Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Kuba, Ms. Anayanci Rodriguez Camejo sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Kuba, Ms. Deborah Rivas sebagai Menteri Perdagangan Luar Negeri Kuba, Mr. Ariel Lorenzo sebagai Direktur Asia dan Oceania, dan para Duta Besar negara sahabat. Tercatat acara ini dihadiri oleh kurang lebih 170 orang.

Example 300x600

Acara dimulai dengan mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia dan Kuba, dilanjutkan oleh Tarian Cendrawasih oleh Yuliani Lancaster, diaspora Indonesia di Amerika Serikat. Kemudian Remarks Duta Besar Indonesia untuk Kuba, Nana Yuliana Ph.D, yang ditemani oleh Asya Mathlubaa, mahasiswi kedokteran di Latin American School of Medicine, sebagai pembaca translasi pidatonya dalam bahasa Spanyol.

Pidato berjalan lancar, dan seluruh hadirin pun mendengarkan dengan penuh khidmat. Asya merupakan satu-satunya mahasiswa di Kuba saat ini. Kuba sendiri telah memberikan beasiswa kepada 9 mahasiswa untuk belajar kedokteran di sana, yang diberikan setiap tahunnya kepada 1 mahasiswa saja, yang dimulai pada tahun 2012.

Selain itu, kerja sama dalam bidang kesehatan antara Indonesia-Kuba juga telah dimulai dengan ditandatanganinya MoU pada tahun 2017, dan telah terjalin kerjasama antara Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta dengan Rumah Sakit Anak Juan Manuel Márquez Havana, dalam bidang pengobatan pediatrik onkologi.

Setelah pidato Dubes Indonesia, berikutnya adalah pidato Direktur Jenderal Bilateral Kementerian Luar Negeri Kuba, Mr. Carlos Miguel Pereira. Dalam pemaparannya, ia berterima kasih kepada Indonesia atas dukungan serta kontribusinya terhadap penghapusan Kuba dari daftar palsu negara-negara yang mensponsori terorisme, dukungan dalam penghapusan blokade ekonomi setiap tahun di PBB, serta ucapan selamat kepada Indonesia karena telah menjadi anggota penuh BRICS.

Tak lupa ia juga menyebut bentuk bantuan Kuba yang pernah diberikan kepada Indonesia. Di antaranya adalah bahwa Brigada Dokter Kuba “Henry Reeve” pernah membantu Indonesia pada bencana Tsunami Aceh tahun 2004 dan Gempa Bumi Yogyakarta tahun 2006. Atas hal tersebut, Presiden RI saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono memberikan Bintang Kehormatan Sosial kepada 135 dokter Kuba di tahun 2006.

Setelah seluruh pidato usai, Dubes Nana memberikan plakat souvenir untuk para pejabat Kuba yang telah hadir, dan pemotongan tumpeng. Acara hiburan dimeriahkan oleh Yuyun George sebagai saxophonist asal Indonesia, Abel Marchel sebagai pianist asal Kuba, Myrthe Van De Weetering sebagai violinist asal Belanda, dan Leisan Merlyn penyayi asal Kuba.

Pada momen ini, Asya juga mengajak temannya yang berasal dari Palestina dan Colombia untuk memakai busana tradisional Indonesia. Mereka adalah para mahasiswa kedokteran teman satu angkatan Asya yang ditugasi untuk menyambut tamu di pintu kedatangan.

( oleh Asya Mathlubaa mahasiswi kedokteran di Latin American School of Medicine –Informasi lebih lanjut : Muhammad Rifqi Taqiyuddin (+62 856 0338 3754)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *