Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Program Nyamuk Ber-Wolbachia di Jakarta Barat Siap Bergeser ke Kelurahan Lain

×

Program Nyamuk Ber-Wolbachia di Jakarta Barat Siap Bergeser ke Kelurahan Lain

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

OneNewsNusantara | Jakarta – Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat mengumumkan bahwa pengembangbiakan nyamuk ber-wolbachia untuk memberantas Demam Berdarah Dengue (DBD) akan segera bergeser dari Kembangan Utara ke kelurahan lain di Kecamatan Kembangan.

Program ini bertujuan untuk terus menekan angka kasus DBD di wilayah tersebut.

Example 300x600

“Kegiatan di Kembangan Utara sudah selesai, dan dalam satu atau dua minggu ke depan akan bergeser ke kelurahan lain,” ujar Kepala Sudinkes Jakarta Barat, Erizon Safari, saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Erizon menyatakan bahwa angka kasus DBD di Jakarta Barat sudah menunjukkan tren penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, ia belum merinci jumlah pasti kasus DBD yang terjadi sejak September hingga Oktober 2024.

“Kasus DBD kan menurun beberapa waktu terakhir,” tambahnya.

Program penanggulangan DBD dengan memanfaatkan nyamuk ber-wolbachia ini resmi diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Taman Agro Eduwisata GSG RW 07, Kelurahan Kembangan Utara, pada 4 Oktober lalu.

Inisiatif ini melibatkan pelepasan nyamuk aedes aegypti yang membawa bakteri wolbachia, yang diyakini dapat mengurangi kemampuan nyamuk menularkan virus DBD.

Menurut data, jumlah kasus DBD di Jakarta Barat mengalami penurunan signifikan, dari 797 kasus pada April 2024 menjadi 73 kasus pada Agustus 2024.

Penurunan ini mencerminkan keberhasilan awal metode wolbachia, meskipun evaluasi jangka panjang baru akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan.

“Bisa sampai 10 tahun untuk melihat hasil penerapan metode ini,” jelas Erizon.

Sudinkes Jakarta Barat juga melibatkan masyarakat dengan pendataan Orang Tua Asuh (OTA) yang bersedia menjaga ember berisi telur nyamuk ber-wolbachia.

Di Kembangan Utara, sebanyak 1.185 orang telah berperan sebagai OTA, memahami peran mereka dalam mendukung program ini.

Kecamatan Kembangan dipilih sebagai lokasi pertama pelepasan nyamuk ber-wolbachia karena memiliki angka DBD tertinggi pada 2023, dengan tingkat insiden 54,1 per 100.000 penduduk.

Program ini diharapkan dapat terus menurunkan angka kasus DBD dan menjaga kesehatan masyarakat Jakarta Barat. ( Ronn )

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *